Pendapat Negatif tentang GNU/Linux

Sumber : KPLI Jakarta

Meskipun banyak dukungan mengalir untuk GNU/Linux, tetap saja sistem op- erasi ini bukanlah yang paling sempurna. Banyak kesulitan ditemui yang meng- hambat penggunaan GNU/Linux pada masyarakat luas.
2.2.1 Tidak User-friendly

Kesulitan yang didapat dengan alasan tidak User-friendly semata-mata hanyalah karena dominasi sistem operasi yang berbeda. Masyarakat kita saat ini lebih tergantung dengan kegiatan yang berbasis grafis yang memudahkan pekerjaan. GNU/Linux menggunakan pendekatan yang berbeda. Perintah-perintah yang ada masih disajikan dalam bentuk command-line dimana setiap pengguna harus melakukan pengetikan perintah untuk menjalankan suatu program. Apakah ini berarti GNU/Linux tidak user-friendly? Tentu pendapat ini sama saja den- gan membandingkan naik mobil otomatis atau yang manual. Masing-masing mempunyai kelebihan (atau kemudahan).
GNU/Linux saat ini sudah dilengkapi dengan tampilan grafis yang indah

(KDE, GNOME, Enlightment, dsb), bahkan lebih indah dari Windows. Jumlahnyapun lebih dari satu. Kita dapat memilih Desktop Manager mana yang sesuai dengan selera kita lalu melakukan konfigurasi sendiri agar lebih nyaman penggunaannya.

2.2.2 Instalasi yang sulit

GNU/Linux mempunyai arsitektur yang berbeda dengan produk Microsoft. Contoh sederhana saja jika Microsoft menggunakan karakter A, B, C, dst untuk menunjukan partisi, GNU/Linux menggunakannya dengan cara yang berbeda. Tentang cara instalasi umumnya orang mengalami kesulitan ketika harus memasang GNU/Linux pada komputer mereka bersamaan sistem operasi Windows. Hal ini tentu saja berbeda ketika banyak orang menginstall Windows dalam keadaan komputer kosong. Begitu juga dengan GNU/Linux. Saat ini, jika kita memasang GNU/Linux pada sebuah komputer baru misalnya, kita tidak akan kesulitan seperti yang ditakutkan banyak orang. Ambil contoh saja Mandrake GNU/Linux yang saat ini dikenal dengan instalasinya yang sangat
mudah.
2.2.3 Kurangnya Aplikasi

Pada tingkat server aplikasi GNU/Linux mulai banyak mendapat dukungan dari berbagai vendor. Ambil saja contoh dari Oracle yang mulai menjual produknya untuk dijalankan pada GNU/Linux. Apache, Sendmail, Wu-ftpd, Bind, merupakan beberapa contoh aplikasi pada server GNU/Linux. SAP bersama IBM, sebagai aplikasi enterprise, juga telah mempersiapkan diri untuk bekerja sama dengan GNU/Linux[11]. Unicenter TNG, salah satu aplikasi backup terkemuka juga telah tersedia untuk GNU/Linux[12].
Untuk tingkat client, GNU/Linux bergerak perlahan mengikuti tren desktop. Meskipun belum dapat mengungguli pasar Microsoft, GNU/Linux telah mempunyai aplikasi yang dapat digunakan untuk kegiatan perkantoran, seperti StarOffice, WordPerfect, Applixware, dsb. Bahkan aplikasi pengolah gambar GIMP mempunyai kemampuan yang cukup bagus jika dibandingkan dengan Photoshop.

2.2.4 Dokumentasi yang buruk

Perangkat lunak yang terbaik di duniapun tidak akan dapat bertahan tanpa adanya dukungan dokumentasi yang baik. Hal ini meliputi cara pemasangan, cara penggunaan, cara menangani masalah, dan lain sebagainya. Salah satu keburukan dari para programer adalah kurangnya pembuatan buku panduan. Tetapi saat ini masalahnya telah dapat diatasi. Bukan kurangnya panduan, tetapi justru malah terlalu banyak panduan sehingga menyulitkan bagi orang yang ingin belajar. Linux Documentation Project[13] memulai dengan menyatukan panduan tersebut keadalam beberapa bentuk. Meskipun kebanyakan panduan GNU/Linux tersedia di Internet, buku tentang GNU/Linux juga banyak tersedia.

2.2.5 Dukungan yang kurang terhadap sistem yang lebih besar

GNU/Linux merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh programmer sukarela. Kebanyakan dari programmer ini tidak mempunyai akses ke pe-
rangkat-perangkat komputer yang mahal sehingga dikhawatikan GNU/Linux akan mengalami masalah pada komputer-komputer besar. Masalah ini kemudian ditepis oleh IBM dimana saat ini sudah menggunakan GNU/Linux untuk xSeries, iSeries, pSeries, zSeries, dan Clusters[14].

2.2.6 Masalah keamanan

\Bagaimana dengan kode program yang terbuka, bukankah malah menjadikan orang tahu tentang sistem kita?”

Banyak orang percaya bahwa implementasi keamanan dapat dilakukan dengan menjaga kerahasiaan. Dalam perangkat lunak, ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar. Kita ambil contoh saja metoda enkripsi, informasi tentang algoritma yang digunakan tersedia bebas di Internet, tetapi masih saja enkripsi digunakan sebagai salah satu garansi keamanan data. Kerahasiaan pada perangkat lunak sebenarnya akan menjadi masalah ketika tidak seorangpun tahu bahwa dalam program tersebut terdapat lubang keamanan dan tidak seorangpun akan peduli sampai akhirnya system yang digunakan dirusak oleh orang lain. Dengan dibukanya akses ke kode program, para white-hatters mampu melakukan audit dan memberikan perbaikan terhadap sistem. Pengguna juga (jika mampu) dapat melakukan audit apakah program yang digunakan mengandung program berbahaya atau tidak.

2.2.7 Kurangnya dukungan

Dukungan yang diberikan GNU/Linux tentunya berbeda dari dukungan penjual produk yang lain. GNU/Linux memberikan support dari komunitas melalui mailing-list, webserver, tldp.org, dan lain sebagainya. Pada masa sekarang ini, justru dari kalangan penjual perangkat keras memberikan GNU/Linux dukungan. HP misalnya, memberikan dukungan 24/7 dengan biaya 130 US Dollar. Distribusi Redhat Linux juga memberikan dukungan kepada para pengguna yang juga dapat dinikmati secara gratis. LinuxCare, sebuah perusahaan yang khusus menyediakan support untuk GNU/Linux, juga dapat membantu.
2.2.8 Tidak adanya kejelasan hukum

Ketika suatu perusahaan menggunakan sebuah produk, mereka menginginkan adanya jaminan siapa yang harus bertanggung-jawab ketika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan. Atau, setidaknya adanya kambing hitam untuk ditimpakan kesalahan.
GNU/Linux diberikan pada komunitas tanpa adanya garansi bahwa produk yang digunakan akan berjalan dengan baik. Bahkan, Anda tidak dapat menuntut Redhat, SuSE, IBM, dan yang lain jika terjadi kerusakan data.
Ketika Anda membeli sebuah perangkat lunak, biaya yang dikeluarkan sebenarnya adalah biaya lisensi untuk menggunakan dan bukan biaya kepemilikan bahwa Anda kemudian memiliki produk tersebut. Berapa banyak orang yang membaca End-User License Agreement ketika mereka memasang Microsoft Office? Bahkan Microsoft sendiri tidak bertanggung jawab atas kehilangan data yang diakibatkan produk mereka. Jika Anda berpikir bahwa hidup menjadi lebih tenang dengan adanya kejelasan hukum, marilah kita lihat kembali sejauh mana jaminan yang diberikan kepada kita.
Maka dari itu, jika produk komersial tidak mampu memberikan jaminan kepada Anda, menggunakan GNU/Linux juga tidak akan meningkatkan resiko dari kerusakan yang ada.

2.2.9 Tidak Adanya Kontrol terhadap Kualitas

Kita mengenal bahwa GNU/Linux dibuat oleh para hacker dari seluruh belahan dunia ini. Yang kemudian terlintas dalam pemikiran kita adalah bahwa para pembuat GNU/Linux ini hanya merupakan sekumpulan orang yang tidak mengerti bisnis dan tidak serius sehingga kualitas dari GNU/Linux sendiripun tidak sebaik dari perangkat lunak buatan perusahaan.
Anggap saja demikian, tetapi bagaimana kemudian kita menjawab bahwa Apache ternyata lebih banyak digunakan dari pada IIS, mengapa Sendmail juga dapat mengeluarkan versi komersilnya? dan mengapa produk-produk dari para hacker ini mempunyai kehandalan yang luarbiasa dibandingkan dengan buatanperusahaan?

Ketika Anda berada dalam suatu komunitas yang semuanya mengerti tentang pemrograman dan semuanya berlomba untuk membuat program yang terbaik. Akan terjadi seleksi alam dimana hanya program terbaik yang akan bertahan. Jika Anda mengira mereka hanya bermain-main dengan kernel GNU/Linux, silahkan saja bandingkan kode program yang ditulis dengan program buatan kantor Anda!.
Dari sini dapat kita lihat bahwa ego dan kebanggan memiliki peranan penting dalam menjaga kualitas program. Setiap programer akan berlomba untuk membuat program yang terbaik dan jika program mereka tidak ditulis dengan baik maka orang lain akan menghapus program tersebut dan menggantinya, dan hal tersebut adalah sah!.

2.2.10 Perangkat lunak gratis seharusnya tidak digunakan dalam kegiatan produksi

Tidak ada tindakan yang lebih buruk daripada memberikan kegiatan produksi kepada sebuah program gratisan yang belum diketahui kualitasnya. Kegiatan produksi dilakukan setelah kegiatan testing selesai dan kita telah siap dengan masalah yang mungkin akan muncul.
Saat ini, diluar dugaan kita, mengapa banyak ISP menggunakan Apache untuk kegiatan produksi mereka? mengapa Hotmail sendiri menggunakan Apache yang notebene adalah perangkat lunak gratisan? Tanyakan juga kepada teman Anda sejauh mana mereka mengetahui kehandalan Perl dibandingkan Visual Basic!

2.3 Pengaruh GNU/Linux terhadap para profesional IT

Keberadaan GNU/Linux tidak dapat diingkari lagi, setidaknya hal ini dapat menjadi pilihan dalam setiap pengambilan keputusan. Semakin hari para profesional IT dituntut untuk selalu dapat memberikan solusi yang berimbang dari segi fungsi dan biaya. Hal inilah yang dituntut oleh banyak perusahaan daripekerja IT mereka. berbicara mengenai biaya dalam proyek IT, semua orang percaya bahwa IT seringkali mengambil porsi yang besar dalam setiap proyek yang ada. Dari pembelian perangkat keras, biaya perangkat lunak, biaya sumber daya, masalah biaya yang diekivalensikan dengan waktu, dan masalah maintenance
Dari keempat parameter diatas, dengan menggunakan GNU/Linux setidaknya kita dapat mengurangi biaya lisensi sehingga nilai fungsionalitas dari proyek tersebut dapat bertambah. Masalah maintenance GNU/Linux dikenal hanya butuh sedikit biaya dan tentunya update program dapat dilakukan dengan biaya hampir NOL. Masalah yang masih mengganjal saat ini adalah tentang sumberdaya, dimana seperti yang kita ketahui tidak banyak orang yang mengerti GNU/Linux dengan baik. Untuk hal yang terakhir inilah rasanya kita juga perlu menginvestasikan diri kita agar kita sendiri mempunyai pengetahuan yang cukup, setidaknya untuk dapat menyakinkan lapisan atas bagaimana GNU/Linux dapat digunakan dengan nilai tambah.

~ oleh gandhiprima pada 17 Desember, 2007.

2 Tanggapan to “Pendapat Negatif tentang GNU/Linux”

  1. Buktinya sekarang pembuat dan penjual os komersil yang ketar-ketir dibuat oleh GNU/Linux

    Linux sulit itu ada di jaman bahela. Sekarang sudah berubah 180 derajat.

    Admin Says : Go OPEN SOURCE!!!!

  2. Belum ada Fruity loops 10 studio Versi Linux.
    Kalo LMMS masi jauh dari Fruity Loops 3.
    SPSS udah ngeluarin versi baru, PSPP masih versi sekarang.
    Data doc dari MS word berantakan kalo dibuka pake Abiword.

    Auto Command Line Udah ada belum?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: