Tips hosting gratisan

Website kini memang makin marak. Jika dulu hanya sedikit bocah-bocah SMA (semasa gandy masih SMP sich..) yang memiliki website, kini hampir semuanya memiliki situs pribadi, tak peduli apakah hanya sekedar iseng berisikan profil diri atau yang lebih serius. Yeah.. meskipun website semakin hari semakin banyak, namun tidak sedikit juga yang hanya berisi “SAMPAH”. Untuk apa membangun website jika hanya berisi profil dan tak ada informasi baru yang bermanfaat?Atau apakah memang profil anda bermanfaat??? kaya nya enggak dech !!!🙂
¼br> Webhosting di Internet banyak bertebaran dimana-mana. Ada yang berbayar, banyak juga yang gratisan. Naah… mengapa harus bayar jika ada yang gratis? Jawabannya mungkin bermacam-macam. Bagi kamu yang sedang berencana membuat website pribadi dan sedang mencari webhosting gratisan, pertimbangkan hal-hal berikut:

1. Bandwidth

Sepertinya bandwidth adalah hal yang vital. Jika situsmu benar-benar menarik dan dikunjungi oleh banyak orang hampir setiap harinya, kamu harus pertimbangkan untuk memilih webhosting dengan bandwidth yang besar.

2. Space yang besar

Besar-kecilnya Space yang ditawarkan juga harus kamu pertimbangkan. Ngga’ nyaman dong kalo kita harus membuat account baru gara-gara spacenya kurang sementara file yang belum kita upload masih banyak. Kita harus buang-buang waktu untuk mengedit file html kita..

3. Banner

Kebanyakan hosting gratisan menyertakan banner, baik berbentuk frame ataupun berbentuk header. Naah.. pilih yang bannernya paling kecil dan tidak makan tempat. Usahakan jangan memilih webhosting yang menyertakan banner berupa popup window karena kebanyakan pengunjung tidak menyukai hal ini. Mereka akan malas mengunjungi situsmu.

4. FTP

Pilih webhosting yang dapat diakses melalui FTP. Hal ini akan mempersingkat waktumu untuk mengupload file.

5. Server Yang digunakan

Cari webhosting sesuai dengan bahasa apa web kamu dibuat dan dukungan apa saja yang kamu butuhkan. Misalnya kamu membuat suatu website dinamis dengan PHP, maka cari server Linux, jiak nanatinya membutuhkan database, cari yang memiliki dukungan MYSQL dll.. dll… Jadi pada intinya, sesuaikan dengan kebutuhan kamu😉

6. Peraturan Dari Web Hosting Itu sendiri.

INGAT!! JANGAN PERNAH MELANGGAR PERATURAN!! Kamu harus tau diri bahwa kamu “menumpang” di webserver orang. Jika webhosting tersebut melarang kamu menghapus banner mereka, “MAKA JANGAN SEKALI-KALI MEMBANTAI BANNER IKLAN MEREKA SECARA ILEGAL” atau kamu akan mengalami nasib yang sama denganku (hiks… jadi sedih dech inget masa lalu…) seluruh file yang selama ini kamu upload dengan mengorbankan waktu, uang, tenaga, pikirang, nyawa… ?????!!! (hehehe..) akan DIHAPUS TANPA SISA. Perhatikan juga file jenis apa saja yang diperbolehkan diupload. Misalkan GEOCITIES.COM. Mereka tidak mengizinkan user mengupload file yang mengandung VIRUS. Jika kamu lakukan hal itu, kamu akan mengalami nasib yang sama dengan sevenC. Dan parahnya, yang dihapus bukan hanya file Virusnya saja, tapi SEMUA FILE YANG SUDAH KAMU UPLOAD.

~ oleh gandhiprima pada 3 Desember, 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: