Mengenal Perintah Tar

        Tar adalah utiliti yang dikembangkan oleh GNU untuk mempermudah pemakai Linux membackup dan mengarsipkan files, serta memadatkannya untuk kebutuhan penyimpanan lebih lanjut. Utiliti ini ada di hampir semua distribusi Linux dan memiliki kemampuan untuk memanfaatkan berbagai jenis media penyimpanan. Utiliti tar, paling luas dikenal dan digunakan oleh pemakai Linux di seluruh dunia, bahkan paket .rpm buatan RedHat pun menggunakan tar.

Paket file yang diarsipkan dengan tar, disebut juga tarballs, biasanya dapat diidentifikasi dengan ekstensi .tar.kompresi. Kompresinya dapat berupa .gz , .Z , .bz2 atau lainnya, tergantung pada program kompresi data yang digunakan, maupun tanpa .kompresi untuk menyatakan bahwa tarball tersebut tidak menggunakan kompresi apapun. Tarball dapat memuat beberapa file, direktori, dan informasi-informasi penting lain yang berhubungan dengan file itu sendiri, maupun menyimpannya pada berbagai jenis media penyimpanan (floppy disk, CD, harddisk, tape drive,dan media lainnya).

Banyak paket program yang didistribusikan di Internet sebagai tarball. File yang bernama mysql-3.22.32-pc-linux-gnu-i686.tar.gz, contohnya, adalah tarball yang dikompresi dengan utiliti gzip, memuat aplikasi server MySQL dalam bentuk files biner dengan nomor versi 3.22.32 dan dibuat untuk penggunaan pada PC dengan sistem operasi Linux serta telah dioptimasi untuk prosesor keluarga Intel 686. Dari contoh di atas, dapat diketahui kelaziman, bukan keharusan , pemberian nama paket tar secara umum dapat dituliskan sebagai berikut:
NamaAplikasi-versi-Informasi_sistem_Operasi_atau_Mesin.tar.kompresi

Beberapa feature menarik tar adalah:
– kemampuan untuk menyertakan informasi struktur direktori
– memuat informasi tanggal, jam , kepemilikan (ownership)dan hak akses (permissions )
– mendukung filter atau kompresi dengan gzip, bzip2, compress dan utiliti lain yang dapat mendukung opsi -d
– menyambung arsip ke beberapa buah media penyimpanan ( multi volume )

Penggunaan tar
Sebagai utiliti yang berbasis CLI (Command Line Interface), tar mengikuti kelaziman penggunaan aplikasi CLI yang digunakan mengikuti tata cara berikut:

tar [opsi …] NamaTarballs [NamaFile_atau_Direktori …]

Agar tar bisa bekerja, minimal harus ada satu dari beberapa opsi yang ada pada Tabel 1 dan kemudian diatur oleh opsi lainnya (dapat dilihat pada Tabel 2). Secara lengkap opsi yang disediakan oleh tar dapat di lihat di manual yang berhubungan dengan tar dengan mengetikkan man tar di CLI. Jangan lupa, setiap perintah dan Opsi tar bersifat case sensitif, artinya penggunaan huruf kapital dan huruf kecil tidak sama.
Tabel 1. Opsi pokok pada tar

A menambahkan files ke tarball
–catenate
–concatenate

c membuat tarball baru
–create

d Menemukan perbedaan atau membandingkan antara isi tarball dan
–diff files yang ada di sistem
–compare

–delete menghapus isi tarball, perintah ini tidak boleh digunakan di tape magnetik

r menambahkan file ke akhir dari tarball
–append

t menampilkan daftar isi tarball
–list

u mengganti file di dalam tarball dengan file yang lebih baru
–update

x mengeluarkan file dari tarball
–extract
–get

Tabel 2. Beberapa opsi tambahan pada tar

–atime-preserve Jangan ubah tanggal akses dari file yang dikeluarkan
–checkpoint Tampilkan nama direktori ketika membaca tarbal
f Gunakan file tarbal atau nama devais F (default /dev/rmt0)
–file [HOSTNAME:]F
h jangan keluarkan symbolic link, tetapi keluarkan file tujuan
–dereference symbolic link
k pertahankan files yang telah ada di filesystem, jangan overwrite
–keep-old-files dengan files yang berasal dari tarball
l tetap di filesystem lokal ketika membuat tarball
–one-file-system
m jangan keluarkan informasi waktu modifikasi files
–modification-time

M membuat/menampilkan/mengeluarkan dari tarball multi-volume
–multi-volume

N hanya simpan files yang lebih dari dari tanggal tgl
–after-date tgl
–newer tgl

O Keluarkan files ke output standard
–to-stdout

p Keluarkan semua informasi proteksi / permisions
–same-permissions
–preserve-permissions

P jangan buang awalan `/` dari nama files
–absolute-paths

–preserve sama dengan -p -s

R tampilkan nomor record di dalam tarball dengan pesan masing-masing
–record-number

–remove-files hapus files setelah menambahkannya ke dalam arsip

s tampilkan nama files yang akan dikeluarkan secara berurutan dari
–same-order tarball yang berurutan
–preserve-order

–same-owner Buat file yang dikeluarkan dari arsip dengan kepemilikan yang sama
–totals tampilkan total bytes yagn ditulisdengan opsi –create

v Tampilkan dengan kata-kata daftar files yang telah diproses
–verbose

V buat tarball dengan nama volume LABEL
–label LABEL

–version tuliskan informasi versi dari program tar yang digunakan

w konfirmasikan setiap tindakan
–interactive
–confirmation

W lakukan verifikasi tarbal setelah ditulis / dibuat
–verify

–exclude filelist jangan sertakan file dengan nama filelist

X jangan sertakan files yang tertulis didalam filelist
–exclude-from filelist
y filter tarball melalui bzip2
–bzip2
–bunzip2

Z filter tarball melalui compress
–compress
–uncompress

z filter tarbal melalui gzip
–gzip
–ungzip

–use-compress-program PG filter tarball dengan program bernama PG
( program harus mampu meneriam opsi -d )

–block-compress blok output dari program kompresi untuk tape

-[0-7][lmh] spesifikasikasikan drive dan kerapatannya
Membuat tarballs
Ada berbagai cara untuk membuat tarball, sesuai dengan kondisi yang berlaku. Pemilihan opsi yang akan digunakan harus berdasarkan pada kondisi tersebut. Penggunaan opsi pada tar dapat dilihat dari beberapa contoh berikut :

– membuat tarball dengan nama file arsip.tar yang memuat isi keseluruhan dari sebuah
direktori ./DIR dengan menampilkan nama file yang telah ditulis dengan kata-kata (verbose)
# tar cvf arsip.tar ./DIR

– mengeluarkan files yang terdapat di dalam tarbal yang bernama arsip.tar dengan menampilkan
nama file yang telah dikeluarkan dengan kata-kata (verbose)
# tar xvf arsip.tar

– membuat tarbal dengan nama tar.tar.gz yang memuat isi keseluruhan dari sebuah
direktori ./tar yang dipadatkan dengan menggunakan filter gzip serta menampilkan nama
files yang telah ditulis dengan kata-kata (verbose)
# tar cvzf tar.tar.gz ./tar

[ Lihat Gambar 1. ]

– mengeluarkan files dari tarbal dengan nama tar.tar.gz yang memanfaatkan filter gzip
serta menampilkan nama files yang telah ditulis dengan kata-kata
# tar xvzf tar.tar.gz

[ Lihat Gambar 2. ]

– membuat tarbal yang merupakan backup dari tarbal dengan nama php-3.0.15.tar.gz ke beberapa
floppy disk pertama secara multi volume.
# tar cvfM /dev/fd0 php-3.0.15.tar.gz

[Lihat Gambar 3.]

– mengeluarkan tarbal dari backup multi volume di floppy disk ke direktori saat ini di harddisk
# tar xvfM /dev/fd0 php-3.0.15.tar.gz

[ Lihat Gambar 4. ]

– menampilkan isi dari tarbal dengan nama tar.tar.gz
# tar tzf tar.tar.gz

~ oleh gandhiprima pada 3 Desember, 2007.

Satu Tanggapan to “Mengenal Perintah Tar”

  1. hi saya coba script ini ko gabisa ya?

    tar -c -f archive.tar –after-date=’14-3-2008′

    pengen archive yang lebih dari tanggal tertentu, filenya ada dalam satu folder, dah skrip dieksekusi didalam folder.
    err:
    tar: Cowardly refusing to create an empty archive
    Try `tar –help’ for more information.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: