File Tarballs

Pengantar*:
Tulisan ini murni saduran bebas dariku dengan bahasa sendiri,
pertama-tama tujuan aku membuat tulisan ini hanya sebagai penginggat
(kebiasaanku😛 ),karena aku merasa kalo hanya membaca tanpa melakukan
hal yang lebih membuat melekat di otak maka itu akan hilang segera*.
tulisan ini selain untuk memudahkan aku untuk mempelajarinya
dan tentu juga untuk memaksa aku menggingat dengan mengetikkannya🙂.
dan ada baiknya juga aku publikasikan .. hehehhe

makasih buat z3r0byt3 atas anjuran e-booknya😛

<? Mengapa menggunakan tarballs bukan RPMs ?

-RPM (redhat package manager) adalah suatu cara yang digunakan dalam
mendistribusikan packet/software sehingga mudah di install,upgrade,
dan dihapus.
-” Tarballs” adalah standar pendistribusian packet yang digunakan di
dunia *nix. tarballs adalah file -file yang di ‘kompresi’ secara
sederhana yang dapat di baca dan di ‘unkompresi’ dengan penggunaan
‘tar’

melakukan installasi atau upgrade menggunakan ‘tar’ biasanya sedikit
lebih menjemukan dibandingkan menggunakan RPM. tetapi mengapa kita
memilih sebaliknya?

1. Tarbal lebih cepat di rilis, Para pengembang pertama kali merilis
suatu software/packet instalasi ataupun upgrade biasanya dalam bentuk
‘tarballs’, sehingga lebih cepat di rilis dibandingkan RPM yang harus
menunggu relatif lebih lama dikarenakan butuh waktu untuk mengkonversi
paket tersebut ke RPM.

2. Tarball bisa jadi lebih sesuai dengan keinginan kita, saat RPM
terbaru dirilis oleh pengembang dan vendor, mereka memasukkan semua
pilihan yang bisa jadi tidak diperlukan/dibutuhkan oleh anda.Karena
para pengembang memperuntukkan secara general untuk semua user, yang
berarti memasukkan semua pilihan-pilihan.

3. Tarball bisa jadi lebih sesuai dengan konfigurasi mesin anda,
Karena biasanya RPM yang di buat didasarkan pada PC standar sehingga
tidak menyesuaikan dengan konfigurasi sistem anda, semisal dengan
processor anda.

perintah umum yang digunakan untuk membongkar file tar.gz

#tar -zxpf y3dips.tar.gz

-z memberitahukan bahwa arsip tersebut di kompresi dengan gzip utility
-x memberitahukan untuk mengekstark file yang ada pada arsip
-p mengatur permission terhadap file yang telah di ekstrak
-f memberitahukan bahwa argument terakhir adalah nama file

perintah umum pada saat penginstallan paket tar.gz

+ ./configure
+ make
+ make install

./configure akan mengkonfigurasikan software untuk memastikan bahwa
sistem memiliki libraries yang di butuhkan agar kompilasi yang akan
dilakukan dapat berhasil.

make akan mengkompile semua ‘source file’ menjadi file binari yang
dapat di eksekusi.

make install akan menginstall file binari dan file pendukung lainnya
ketempat yang telah di tentukan.

selain 3 perintah tersebut maka ada kalanya ditemukan perintah
selanjutnya, yaitu:

+ make depend
+ strip
+ chown

make depend yang akan membangun dan membuat ketergantungan yang
diperlukan terhadap file file lainnya

strip akan mengabaikan semua simbol yang terdapat dalam file-file
objek. Sehingga dapat memperkecil ukuran file binari.akan menambah
kemampuan dari program, dikarenakan sedikitnya baris yang akan
di baca oleh sistem saat mengeksekusi file binari tersebut

chown akan mengatur kepemilikan terhadap file yang akan berhubungan
dengan permission terhadap file (chmod)

?>

<!– buat sintax tar lainnya, silakan refer ke manualnya😛 –>

~ oleh gandhiprima pada 17 November, 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: